MY 24′th birthday

July 4th, 2008 by steven-scurits

24 Tahun yang lalu, seorang bayi lucu lahir dalam keluarga DH. Siregar / N.br Simanjuntak. Dengan kehadirannya saat itu, menambah sukacita tersendiri bagi keluarga tersebut. Dia di beri nama Minarium Seven Julianus Siregar yang artinya:

Minarium : berasal dari kata SEMINARIUM, yang merupakan sejenis tempat pendidikan pendeta-pendeta, di daerah Tarutung berdiri pada tahun 1877, dan pada waktu aku di baptis, ada pertemuan pendeta-pendeta di Seminarium ini, itulah yang membuat ada unsur MINARIUM dlm namaku.

Seven : Yang mendefinisikan kalo aku adalah anak ke-7 dalam keluarga kami.

Julianus : disesuaikan dengan bulan kelahiranku yang diambil dari nama seorang santo yaitu St.Julianus. Bersama istrinya, St. Basilissa mengubah rumah mereka menjadi rumah sakit. St. Julianus merawat yg pria, dan St. Basilissa merawat wanita.mereka melakuan itu semua karena cinta, bukan uang atau maksud2 tertentu. St. Basilissa wafat karena mempertahankan imannya, St. Julianus jg mati martir.

Siregar : Merupakan marga keluargaku.

Jadi artinya adalah, Minarium Seven Julianus Siregar = Seorang putra yang ke-7 dari keluarga DH Siregar yang lahir pada bulan Juli dan dibaptis pada saat ada even besar pertemuan pendeta-pendeta di Seminarium Sipoholon dengan harapan akan menjadi seseorang yang cinta Tuhan, dan melayani sesama dengan cinta dan kasih yang dari Tuhan.

What a wonderful name,,,isn’t it??

It’s Me…

Kamis, 3 Juli 2008, aku tepat merayakan ultahku yang ke-24. Namun aku percaya, meski tahun-tahun hidupku bisa kuhitung, namun kasih, berkat dan penyertaan Tuhan dalam hidupku tidak bisa kuhitung bahkan dengan ilmu tertinggi di dunia ini.
Mengucap syukur buat segala hal yang Dia ijinkan dalam hidupku. Meski aku sering jauh dari-Nya, Dia tetap setia dalam hidupku. Thanx Jesus for everything you’ve given and will give in my life.

Mengucap syukur buat orangtuaku yang luarbiasa, semua abang, kakak dan adikku. I love you all. Sungguh, kalian adalah harta paling berharga dalam hidupku.

Mengucap syukur buat semua teman-temanku, terlebih khusus yang masih mengingat ulangtahunku dan mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku. Thanx bangat buat teman-teman kosku, Dave, Tito and Iwan Ringo, makasih buat surprisenya pagi-pagi itu bro… Makasih buat kuenya, makasih buat wishingnya, makasih buat lilinnya, makasih buat coretan krim di wajahku yang kalian torehkan. Sungguh, aku tidak menyangka kalian melakukan itu. I Love you all….

Mengucap syukur buat teman-teman kantor yang mengucapkan selamat ulang tahun sehari sebelum. he he he he……. Makasih buat browniesnya, bahkan tanggal 3 nya di Tomodachi Express.. thx boss for the served. :D, Jadi aku ingat tahun lalu , tepat tgl 3 Jul 2007, aku di interview di kantor ini, jadi tahun ini tepat juga aku setahun di kantor ini. ALL IS BLESSING.

Semua ucapan teman2 sangat berharga bagiku. Terimakasih untuk doa-doanya, hampir semua mendoakan aku supaya semakin sukses dan makin dekat dengan Tuhan, I Hope it can be….
Karna semua berharga, aku mencoba menghitung semua yang mengucapkan, dan total ucapan sampai aku menulis blog ini (4 Jul 2008, 16.21) adalah: 48 ucapan, yaitu
- 32 via SMS
- 12 via FS
- 4 via Call
Setelah aku perhatikan kembali, aku ingin memberi peringkat "paling" untuk semua ucapan yang diberikan, berikut deskripsinya:
- Ucapan PERTAMA dr Paulus Sirait, via FS tgl 25 Juni 2008..(org aneh)
- Ucapan Terakhir dr Pak Budi Siantar Madju, via telp tgl 4 Juli 2008, jam 16.00
- Paling BAGUS ==> 08155042***, via SMS 3 Jul 2008, 00.01
- Paling Artistik ==> Hilda Simatupang, via SMS 3 Jul 2008, 09:07
- Paling Jayus ==> Marthin Siregar, via SMS 3 Jul 2008, 13:07
- Paling Pendek ==> Etha Sihotang, via SMS 3 Jul 2008, 11:07
- Paling Panjang ==> Novi Siahaan, via SMS 3 Jul 2008, 00:10
- Paling Menampar ==> Melda Sitompul, 3 Jul 2008, 02:43
- Paling Gombal ==> Hotma dan Hendra Manurung,,benar ta mau "pray for me anytime?" he he he he,,,via SMS 3 Jul 2008, jam 00:14 dan 06:15
- Paling Kocak ==> Erly Silalahi, via SMS, 3 Jul 2008, 10:57

Sementara itu dulu ya….
Semuanya berkesan bagiku. dan terimakasih  untuk kalian semua.

God bless you all.

 

Masa-masa sulit

June 6th, 2008 by steven-scurits

Minggu-minggu yang lalu merupakan termasuk masa-masa sulit dalam hidupku. Sempat membuatku kelinglungan dalam menghadapinya. Dan rasanya pencobaan yang datang itu tiada henti-henti.
Hal tersebut diawali saat aku menyadari hilangnya kartu kreditku pada tanggal 24 mei kemarin hinggal kebobolan Rp. 1,3jt. Saat melapor ke polisi, baru menyadari juga kalo KTP ku hilang. Akhirnya terbersit sudah kalo kartuku itu bukan jatuh dari dompet, tetapi diambil orang. Aku mencoba tenang dalam menghadapi masalah ini, meski sempat ada kebingungan dalam menghadapinya, karena aku percaya Tuhan akan bukakan jalan.
Hari-hari berikutnya aku jalani dengan biasa saja, tanpa membawa masalah tersebut sehari-hari, karena aku tahu, masing-masing hari memiliki masalahnya sendiri, dan yang pasti Tuhan tidak akan tinggal diam atas setiap masalah yang kita hadapi.
Pada tanggal 2, pas mau ambil uang, ATM card ku ketelan di mesin. Temanku yang mengetahuinya langsung mengucapkan, "kok kamu sering sial akhir2 ini ya.." aku cuma jawab, "ya gitu deh..gpp kok". Namun hal itu bukan menjadi masalah besar, karna bisa segera diuruskan.
Bulan ini begitu banyak hal yang harus aku urus, Credit Card yang hilang dan mencoba melobi mengenai jumlah kebobolan tersebut, KTP yang hilang, Pajak sepeda motor, dlsb, dan tentu membutuhkan begitu banyak biaya.
Saat membaca renungan harian, aku ditegur oleh Tuhan untuk tetap bersabar dan tenang dalam menerima cobaan yang ada.

"Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan. Yak.1:2"

Sepintas lalu ini sesuatu yang kontradiktif. Berlawanan dengan dalil umum yang biasa kita dengarkan. Logikanya, jatuh dalam pencobaan harusnya bersedih, marah atau menyalahkan lingkungan. Ada apa dengan pencobaan sehingga kita harus menganggapnya sebagai kebahagiaan?

Ya, pencobaan membuat kita bertumbuh melalui krisis tersebut. Faktanya, kita akan mudah bertumbuh melalui krisis daripada melalui keberhasilan. Keberhasilan kadangkala membuat kita berada di zona nyaman, tempat yang membuat kita berhenti bertumbuh, sementara zona krisis membuat kita selalu berada di zona pertumbuhan.

Prof. Yohanes Surya,PhD mengatakan bahwa semua penemuan-penemuan besar pernah terjadi di bawah kolong langit ini berawal dari krisis.

Jerry Stemkoski menceritakan pengalamannya ketika bertemu dengan seorang petani tua. Di musim semi itu sering turun hujan dan dia berkomentar bahwa turunnya hujan di awal musim seperti itu tentu bagus untuk tanaman. Petani tersebut menyahut, "Tidak juga, sebab kalau cuaca terlalu memanjakan tanaman, maka tanaman mungkin hanya akan menumbuhkan akar di permukaan saja. Kalau itu terjadi, badai akan dengan mudah menyapunya. Sebaliknya, kalau cuaca kurang bersahabat pada awal musim tanam, maka tanaman harus menumbuhkan akar yang kuat dan dalam yang diperlukan untuk mendapatkan air dan zat hara dari dalam tanah. Jika ada badai atau angin kering melanda, tanaman cenderung lebih bisa bertahan hidup."

Tentu kita bisa memahami arti dari cerita di atas. Kita tahu bahwa tidak selalu masa-masa sulit itu buruk. Sekarang kita bisa memandang masa-masa sulit sebagai peluang menumbuhkan akar yang kuat dalam kita, sehingga jika sewaktu-waktu badai datang, maka kita akan tetap kokoh berdiri.

Dr. Phil McGraw pernah berkata seperti ini, "Setiap orang pada suatu saat pasti mengalami kemalangan. Menurutku, jika kita tidak memetik pelajaran dari kemalangan itu, maka hal itu akan terasa seperti hukuman. Tetapi jika kita memanfaatkannya, akan terasa seperti perjalanan." Dengan kata lain, sebenarnya kita bisa belajar banyak dari masa-masa sulit yang kita jalani hingga itu membentuk kita menjadi manusia yang kuat. Itulah salah satu alasan mengapa Tuhan mengijinkan masalah dan masa-masa sulit terjadi dalam hidup kita. Lagipula hidup kita akan terasa menjemukan jika sama sekali tidak ada masalah. Bukankah benar demikian? Itu seperti pemain golf tanpa lubang pasir dan medan yang sulit terasa menjemukan dan monoton! Jadi, bersyukurlah kalau hari ini kita mengalami masalah, sebab hidup akan jadi lebih hidup karenanya.

"Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan
kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Rom. 5: 3-4"

Semoga sharing ini boleh bermanfaat buat teman2 semua.
God bless you all.

Lovely,
Seven Siregar

Teori Kopi Instan

February 12th, 2008 by steven-scurits

Harta yang indah dan minyak ada di  kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboroskannya (Amsal 21:20).

Dengan pemaparan yang menarik, Rabbi Harold Kushner, yang terkenal
bijak itu, menjelaskan Teori Kopi Instan. Ia mengatakan bahwa saat kita
membuka sebuah botol kopi instan yang baru, kita cenderung mengambil
kopi banyak-banyak, karena kita merasa mempunyai seluruh isi botol itu.
Tetapi, setelah setengah isi botol tersebut habis, kita akan menjadi
sangat hemat mengambilnya. Dan saat kopi itu hampir habis, kita dengan
teliti mengukur takaran kita, sambil mengorek-ngorek lekukan botol
untuk mengambil butir-butir kopi terakhir.

Kebanyakan kita adalah penganut setia Teori Kopi Instan ini. Kapan
kita begitu gila berbelanja? Bukankah biasanya pada saat tanggal muda,
saat uang yang ada di dompet kita masih cukup tebal? Pada pertengahan
bulan, kita akan lebih hemat. Lalu, pada akhir bulan, beberapa di
antara kita mungkin akan mengobrak-abrik laci lemari atau mencari-cari
di kolong ranjang kita, siapa tahu kita menemukan uang receh disitu.
Teori Kopi Instan juga berlaku pada persoalan waktu. Ketika waktu masih
panjang, kita cenderung ceroboh menggunakannya karena berpikir bahwa
kita masih mempunyai banyak waktu. Tetapi setelah waktunya hampir
selesai, barulah kita kelabakan.

Penganut Teori Kopi Instan cukup mengindikasikan bahwa mereka adalah
orang-orang yang tidak memiliki prioritas hidup dengan bijak, baik soal
mengatur uang, waktu, maupun hal-hal yang lainnya. Akhirnya, mereka
harus berurusan dengan kesulitan-kesulitan yang sebenarnya tidak perlu
terjadi - Petrus Kwik

Kecerobahan

January 4th, 2008 by steven-scurits

Kehilangan barang bukan lagi hal yang baru bagiku. Bahkan selama tahun 2007 begitu sering aku kehilangan benda berharga. Kalo aku dikatakan pelupa, rasanya kurang tepat, karena banyak juga hal yang aku ingat sampe sekarang. Orangtuaku susah berulang kali marah karena sifatku yang satu ini, yah mungkin lebih tepatnya dikatakan ceroboh.

Jika diurutkan sepanjang tahun 2007, hal-hal yang menjadi korban kecerobohanku adalah salah satunya hilangnya kunci motor. Tidak cukup cuma sekali, bahkan setelah satu hilang, serapnya pun hilang.  Padahal  Sepeda motor waktu itu masih baru (Mei 2007). Mau tidak mau bagian kontaknya pun terpaksa dibongkar, alhasil banyak bagian lecet di sepeda motorku yang terjadi saat dibongkar. Dan Kunci motorku pun ku ganti yang baru.

Hal ke dua, HP-ku HILANG!!!! Sumpah, ini bikin aku sempat pusing banget. Hilangnya pun sampe sekarang aku ga tahu dimana. Hal ini membuat aku sempat tidak punya HP beberapa minggu, sampe kmudian menunggu gajian baru beli HP baru.

Hal ke tiga, UANG tiket konser. Pada Desember kemarin, paduan suara kami SCFC (Surabaya Christian Festival Chorus) mengadakan konser natal. Trus teman2 ku dari HKBP pengen ikutan, jadi mereka membeli tiketnya samaku. Pada satu malam (12 Des) teman2 ku ini membayarnya kepadaku dengan total Rp. 275.000,- dan itu aku masukkan dalam satu amplop dengan berencana menyerahkan esok harinya.
Akan tetapi saat mau menyerahkan, aku baru sadar kalu duit itupun sudah lenyap entah kemana. Padahal keuanganku saat itu pun lg kritis, mau tidak mau aku harus menggantinya. uh…

Hal keempat, Aku menghilangkan STNK-ku, bahkan tepat di Tahun Baru dini hari.
Terkenal sudah aku sebagai orang yang selalu kehilangan. Tapi untung saja yang satu ini ditemukan sama pemulung dan pemulungnya pun baik hati, dia rela mengantarkan kembali. Thanx banget ya.

Ke-empat hal ini merupakan yang akibat kecerobahanku yang paling besar, sebenarnya masih banyak lagi. dan ini selalu menjadi pelajaran berhrga bagi hidupku.
Semoga kecerobahan-kecerobohan ini tidak terjadi di tahun 2008 ini. AMIN!

Piala Pertamaku

December 7th, 2007 by steven-scurits

Sabtu, 1 Desember 2007, merupakan hari yang sangat menggembirakan bagiku. Setelah berumur 23 tahun, baru kali ini aku diberikan Tuhan penghargaan dalam bentuk Piala, bahkan piala yang benar-benar membanggakan. Aku mendapat penghargaan THE BEST CONDUCTOR pada festival paduan suara NHKBP se DISTRIK XVII IBT regio JATIM-BALI. Dulu memang aku pernah memimpikannya, tapi aku mengubur dalam-dalam karena aku merasa tidak mungkin. Memang kepercayadirianku sangat anjlok, aku tidak tahu kenapa, apa mungkin karena aku tinggal di sekitar orang yang mempunyai skill hebat dan aku terbiasa dengan kritik pedas yang tidak jarang membuat luka di hati.

Puji Tuhan, semua dilengkapiNya. Dulu ketika aku masih kecil, aku sangat senang melihat Bapakku menjadi seorang dirigen, bahkan sering mengikuti festival dan membawa timnya juara sekaligus tidak jarang menjadi The best conductor. Dari dulu aku bangga sama Bapakku dengan kemampuan musik dan vokal yang cukup baik, meski Bapakku tidak pernah mengikuti kursus vokal ataupun musik seperti yang sudah sangat umum sekarang ini. Bapakku juga terbiasa mengaransemen lagu-lagu untuk dinyanyikan oleh Koornya, bahkan sejak masih naposo. Puji Tuhan, bakatnya menurun kepada anak-anaknya, meski dulu aku sempat dibilang tidak punya bakat. Soalnya, abang-abangku hebat dalam bermain musik, seruling, gitar, organ, dll, suaranya bagus2, sementara ketika aku sudah SMA, baca not saja tidak bisa. hehehhe….

Berangkat ke Surabaya hanya untuk kuliah di T.Informatika ITS. Menjadi Mahasiswa kurang lengkap kalo tidak ikut UKM, karena hanya tertarik dengan menyanyi, makanya aku daftar ke PSM. trus, ke NAZARA. hanya itu. Sering ditertawakan menjadi ciri khasku di PSM ITS, bagaimana tidak, kebiasaan menyanyi di kampung dgn teriak-teriak dan kemampuan not yang sama sekali NOL, menjadi hal yang wajar untuk ditertawakan. Untung aku lahir sebagai seorang BATAK TULEN, sehingga hal itu tidak menyurutkan niatku. Aku berniat HARUS BISA, sehingga tidak henti aku belajar membaca not.

Semakin lama, Tuhan memberkati usahaku untuk belajar lebih, setelah mengikuti Festival Paduan Suara Mahasiswa di UGM, aku mendapat banyak hal pengalaman. Thanx for PSM ITS yg memberi aku kesempatan. kemudian keaktifan dalam PS NAZARA ITS memberi banyak pengalaman bagiku. Seringnya mengundang pelatih profesional seperti Mas Andreas W dan Ko Aris Sudibyo membuatku belajar banyak hal. Aktif dalam STEMI(Steven Tong Evangelistic Ministry International) Choir, aku memiliki kesempatan belajar dari Ko Richard Awuy, dan Pak Danu (Jkt).

Tuhan tidak ingin aku hanya belajar, hingga DIA tempatkan aku menjadi pengajar koor di NAZARA dan NHKBP Manyar. Meski waktu itu masih dengan kemampuan yg sangat biasa, tp DIA mampukan aku. Disinilah aku belajar bagaimana menghadapi org dengan keragaman karakter, mengontrol emosi, merendahkan diri, dan lain sebagainya.

Setelah sekian lama, aku pun semakin matang dalam Koor. Memiliki kesempatan bergabung dengan Excel-d Choir yang diasuh langsung oleh Bu Joyce Deborah, dan sempat mengikuti 2 kali konser paduan suara dan juga pelayanan2 ke gereja-gereja di Surabaya. Itu Pengalaman sangat berharga bagiku, namun oleh sibuknya masa TA, aku pun off dari paduan suara ini. Begitu aku lulus, aku mendapat kesempatan bergabung dengan Surabaya Christian Festival Chorus (SCFC) yang berada dibawah Mr.Lee Chong Min yang merupakan pengajar musik dari Singapore Bible College (SBC) dan dilatih oleh Lincie Yang dan Rubin Lukito. Disinilah aku semakin dimatangkan dalam musik. Mendapatkan pengalaman Choirs and Vocal Training, Conducting Training dan Master Class Vocal Training langsung dari Mr.Lee Chong Min.
Puji Tuhan, semua diberkati-Nya, sehingga aku semakin dilengkapi-Nya.

Sabtu, 1 Desember 2007 merupakan festival pertamaku menjadi seorang conductor. Harapan menjadi The Best Conductor, aku buang jauh-jauh, karena aku merasa That’s Impossible. Anggota koor yang aku pimpin pun masih sering tdk nyaman dengan caraku memimpin koor, perbandingan yang selalu diberikan kepadaku membuat aku semakin minder. Tapi aku serahkan semua sama TUHAN. Segalanya aku bergantung kepadaNya, karena kepandaian aku tdk miliki. Aku ingin Tuhan berikan ketenangan dan berikan kesatuan hati antara dirigen dengan penyanyi dan pemusik. Terpujilah DIA atas segalanya, DIA menjawab doaku. Tuhan berikan ketenangan hingga aku tidak nervous sama sekali. Terpujilah DIA atas kuasaNYA yang melingkupiku sehingga gerakan tanganku dapat dimengerti oleh teman2ku. Yah semua karena DIA. Terimakasih TUHAN buat Piala The Best Conductor yang Engkau berikan. Bahkan Tuhan ijinkan Koor kami mendapat JUARA 1 dalam festival itu. Semoga pelayananku menyenangkan hati-Mu. Itu semua membuat orangtuaku semakin bersukacita, semoga itu menjadi berkat dan hadiah pada ulang tahun ayahku yang ke-60. Karena dia begitu senang ada anaknya yang meneruskan bakatnya.

Janganlah kiranya aku menjadi sombong atas hal itu, karena semua terjadi oleh kuasa-Mu.

“And I Will praise THE LORD, I Will praise The Lord, I Will praise HIM with my whole heart….”

Ku Tak Akan Menyerah

November 22nd, 2007 by steven-scurits

Ku Tak Akan Menyerah

by Jefry S. Tjandra

Dalam s’gala perkara, Tuhan punya rencana

yang lebih besar dari semua yang terpikirkan.

Apa pun yang Kau perbuat, tak ada maksud jahat

s’bab itu kulakukan semua denganMu Tuhan.

Ku tak akan menyerah pada apapun juga

sebelum kucoba semua yang ku bisa.

Tetapi ku berserah kepada kehendakMu

hatiku percaya, TUHAN PUNYA RENCANA !

aku memuji Tuhan yang telah memberi nasihat kepadaku, aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena IA berdiri disebelah kananku, aku tidak goyah. Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorai bahkan tubuhku akan diam dengan tentram.

ya, Tuhan punya rencana, jadi berpeganglah teguh kepadaNya, hidupmu akan aman didalam-Nya. Meski kadang tidak sesuai dengan pemikiran kita, yakinlah ada rancangan baik di dalam-Nya.

Doa:

Tuhan, ajarkan aku untuk senantiasa bersyukur untuk setiap perkara dalam kehidupanku, karena aku percaya semuanya mendatangkan kebaikan bagiku. Berikan aku hikmat dan kebijaksanaan dalam mengerti setiap perkara, hingga aku semakin dekat kepadaMu. Berikan aku kekuatan untuk mengatasi semua masalah dalam hidupku, dan tuntun aku menjadi teladan di sekitarku. Sepenuhnya, ku bersandar ke dalam tanganMu, karena Engkaulah ALLAH pemeliharaku yang senantiasa membelaku dalam keadaan apapun. Thanx for all, My Lovely Jesus, I’ll Praise you with all my life, all my heart, forever and ever. In Jesus’s name, I lift up my voice. Amin.

Ahu Do Manumpak

November 20th, 2007 by steven-scurits

Lagu "AHU DO MANUMPAK" akhir-akhir menjadi sangat terkenal di kalangan HKBP. Bagaimana tidak, festival-festival di semua seksi HKBP menjadikan lagu ini sebagai LAGU WAJIB. Sebenarnya pertama sekali aku mendapatkan partitur lagu ini, jujur AKU TIDAK SUKA. Waktu baca notnya, langsung berpikir, "ah lagu ini tidak ada tantangannya!!" trus kelihatan JADUL banget… Masa seh lagu wajib festival paduan suara tingkat pemuda dikasih lagu yang beginian, apa tidak ada yang lebih gimana gitu….hmmm…Tapi karena memang lagunya sudah dikirimkan dari pusat untuk jadi Lagu Wajib festival se HKBP, yah mau gimana lagi.

Kemudian naposo gerejaku pun (NHKBP Manyar) mulai berlatih lagu ini tepatnya tanggal 21 Oktober 2007 untuk Festival Paduan Suara NHKBP Distrik XVII IBT regio JATIM-BALI, tanggal 1 Desember 2007 di HKBP Tj.Perak. Waktunya memang mepet sekali, tapi mau tidak mau, semua anggota harus berjuang keras. Begitu latihan lagu ini, langsunglah kelihatan jenis lagunya yang sebenarnya, ternyata coi..lagu ini enak banget. Perpaduan 4 suara, S A T B, ternyata mampu menjadikan lagu ini begitu indah. Apalagi begitu dinamikanya dimainkan, belum lagi sampe ke kata-katanya yang begitu bermakna sekali. Demikian liriknya:

"Ahu do manumpak dohot na paluahon", ninna Jahowa Zebaot

Asa manjadi pasu-pasu hamu sogot tu saluhutna bangso na di tano on.

"Ahu do manumpak dohot na paluahon", ninna Jahowa Zebaot

Asa manjadi pasu-pasu hamu sogot tu saluhutna bangso na di tano on.

(na di tano on)

Alani unang mabiar hamuna, "AHU DO MANUMPAK di Hamu"

Sai pagomos hamu ma tanganmuna, Pasu-pasuonhu do hamu.

Sai radoti uhum hatigoran, hadameon dohot hasintongan

haholongon nang asi ni roha.

Emma da, I do lomo ni roha ni Debata.

"Ahu do manumpak dohot na paluahon", ninna Jahowa Zebaot

Asa manjadi pasu-pasu hamu sogot tu saluhutna bangso na di tano on.

O Tuhan sai pargogoi huria-Mu mangulahon lomo ni rohaM

asa tau pasu-pasu huria-Mu pasauthon lomo ni rohaM

Nang torop pe angka parungkilon na manosak hita na sailaon

sai tongtong do hita disarihon..

Emma da, ala holong ni rohaNa hot tongtong.

Ala ni unang mabiar be hita, tahaposi Tuhan Debata

tapatogu ma parsaoranta be,

Debata mamasumasu hita be.

Amen.

Arti lagunya secara garis besar diambil dari Zakharia 8:9,

Tuhan yang memperlengkapi dan memberkati kita senantiasa, bahkan DIA yang sudah menyelamatkan kita supaya kita menjadi berkat bagi seluruh bangsa. Janganlah kita takut, Tuhan beserta kita. Kuatkanlah hatimu. Milikilah firman, kedamaian dan kebenaran, cinta kasih serta kepedulian terhadap sesama. YA! itulah yang dikehendaki TUHAN.

Ya TUhan, kuatkanlah umat-Mu mengerjakan tugas-tugasnya. Supaya hendak menjadi berkat. Meskipun begitu banyak kesulitan yang mendesak kehidupan kami. Engkau senantiasa pedulikan kami. YA! semua karena kebaikanMu.

Oleh sebab itu, janganlah kita takut, percayalah sepenuhnya kepada Tuhan, kuatkanlah imanmu. Tuhan senantiasa memberkati kita. Amin!

Wow..nyanyikanlah dengan sepenuh hati, maka engkau akan merasakan makna lagu ini yang begitu dalam. Thanx buat Pdt. JAU Doloksaribu yang menciptakan lagu ini, moga semakin diberkati Tuhan.

Semoga team NHKBP Manyar dapat membawakan lagu ini dengan baik, dan juga dapat merasakan makna lagunya yang begitu dalam. Sukses buat semua. juga buat NHKBP yang lain, yang juga sedang mempersiapkan lagu, SEMANGAT! dan tanggal 1 nanti, benar2 terdengar pemuda2 DISTRIK IBT menyanyikan lagu ini dengan indah. God bLess you ALL!

Tuhan Memberkati.

PRAYER FOR LIFETIME PARTNER

October 31st, 2007 by steven-scurits

PRAYER FOR LIFETIME PARTNER

Tuhanku,

Aku berdoa untuk seorang pria/perempuan, yang akan menjadi bagian dari hidupku.

Seorang yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu.

Seorang pria/perempuan yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya
setelah  Engkau.
Seorang pria/perempuan yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMU.


Wajah ganteng/cantik dan daya tarik fisik memang perlu.


Yang paling penting adalah
sebuah hati yang sungguh mencintai dan takut akan Engkau dan memiliki
keinginan untuk menjadi seperti Engkau.
Dan ia haruslah mengetahui bagi
siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.
Seseorang
yang memiliki hati yang bijak bukan hanya otak yang cerdas. Seorang
pria/perempuan
 
yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku. Seorang
pria/perempuan yang tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasehati ketika
aku berbuat salah.
Seorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku/ ketampanan tetapi karena
hatiku.
Seorang pria/perempuan yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu
dan
situasi. Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang perempuan/pria
ketika berada di sebelahnya.

Aku tidak meminta seorang yang sempurna, Namun aku meminta seorang yang
tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya sempurna dimataMU.

Seorang pria/perempuan yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.

Seorang pria/perempuan yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya. Seseorang
yang
membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya. Seseorang yang
membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.

Dan aku juga meminta :

Buatlah aku menjadi seorang perempuan/pria yang dapat membuat pria/perempuan
itu bangga dan bahagia.

Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMU, sehingga aku dapat
mencintainya dengan cintaMU, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.

Berikanlah RohMU yang lembut sehingga kecantikanku/ ketampananku datang dariMU
bukan dari
luar diriku. Berilah aku tanganMU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.

Berikanlah aku mataMU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam
dirinya dan bukan hal buruk saja.

Berikan aku mulutMU yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaanMU dan pemberi
semangat, sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari.

Berikanlah aku bibirMU dan aku akan tersenyum padanya setiap pagi.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat
mengatakaan "betapa besarnya Tuhan itu karena Engkau telah memberikan
kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna". Aku
mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan
Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kautentukan.

Amin 


Lamar Boschman
- "When I worship, I
would rather my heart be without words than my words be without heart."

Beda antara Cinta dan Cocok

October 31st, 2007 by steven-scurits

BEDA
ANTARA CINTA DAN COCOK


Oleh: Dr. Paul Gunadi


Salah satu alasan paling umum mengapa kita menikah adalah karena cinta –cinta
romantik, bukan cinta agape, yang biasa kita alami sebagai prelude ke
pernikahan. Cintalah yang meyakinkan kita untuk melangkah bersama masuk ke
mahligai pernikahan.

Masalahnya adalah, walaupun cinta merupakan suatu daya yang sangat kuat untuk
menarik  dua individu, namun ia tidak cukup kuat untuk  merekatkan
keduanya.

Makin hari makin bertambah keyakinan saya bahwa yang diperlukan untuk
merekatkan kita dengan pasangan kita adalah kecocokan, bukan cinta.

Saya akan jelaskan apa yang saya maksud.

Biasanya cinta datang kepada kita ibarat seekor  burung yang tiba- tiba
hinggap di atas kepala kita. Saya menggunakan istilah "datang" karena
sulit sekali (meskipun mungkin) untuk membuat atau mengkondisikan diri
mencintai seseorang.

Setelah cinta menghinggapi kita, cinta pun mulai mengemudikan kita ke arah
orang yang kita cintai itu. Sudah tentu kehendak rasional turut berperan dalam proses
pengemudian ini. 
Misalnya, kita bisa menyangkal hasrat cinta karena alasan-alasan tertentu.
Tetapi, jika tidak ada alasan-alasan itu,
kita pun akan menuruti dorongan cinta dan  berupaya mendekatkan  diri
dengan orang tersebut.

Cinta biasanya mengandung satu komponen yang umum yakni rasa suka.

Sebagai contoh, kita berkata bahwa pada awalnya kita tertarik dengan gadis atau
pria itu karena sabarannya, kebaikannya menolong kita, perhatiannya yang besar
terhadap kita, wajahnya yang cantik atau sikapnya yang simpatik, dan
sejenisnya. Dengan kata  lain, setelah menyaksikan kualitas tersebut di
atas timbullah  rasa suka terhadapnya sebab memang sebelum kita bertemu
dengannya kita sudah menyukai kualitas tersebut. Misalnya, memang kita
mengagumi pria yang sabar, memang kita menghormati wanita yang lemah lembut,
memang kita mengukai orang yang rela menolong orang lain dan seterusnya.

Jadi, rasa suka muncul karena kita menemukan yang kita sukai pada dirinya.

Saya yakin cinta lebih kompleks dari apa yang telah saya uraikan.

Namun khusus untuk pembahasan kali ini,saya membatasi lingkup cinta hanya pada
unsur suka saja. Cocok dan suka tidak identik namun sering dianggap demikian.
Saya berikan contoh.

Saya suka rumah yang besar dengan taman yang luas, tetapi belum tentu saya
cocok tinggal di rumah yang besar seperti itu. Saya tahu saya tidak cocok
tinggal di rumah sebesar itu sebab saya bukanlah tipe orang yang rajin
membersihkan dan memelihara taman (yang dengan cepat akan bertumbuh kembang
menjadi hutan). Itulah salah satu contoh di mana suka tidak sama dengan cocok.
Contoh yang lain. Rumah saya kecil dan cocok dengan saya yang
berjadwal lumayan sibuk dan kurang ada waktu mengurusnya.

Namun saya kurang suka dengan rumah ini karena bagi saya, kurang besar (tamannya).
Pada contoh ini kita bisa melihat bahwa cocok berlainan dengan suka. Pada
intinya, yang saya sukai belum tentu cocok buat saya; yang cocok dengan saya
belum pasti saya sukai. Sekarang kita akan melihat kaitannya dengan pemilihan
pasangan hidup.

Tatkala kita mencintai seseorang, sebenarnya kita terlebih dahulu menyukainya,
dalam pengertian kita suka dengan ciri tertentu pada dirinya. Rasa suka yang
besar (yang akhirnya berpuncak pada cinta) akan menutupi rasa tidak suka yang
lebih kecil dan — ini yang penting — cenderung menghalau
ketidakcocokan yang ada di antara kita. Di sinilah terletak awal masalah.

Ini yang acap kali terjadi dalam masa berpacaran.

Rasa suka meniup pergi ketidakcocokan di antara kita, bahkan pada akhirnya kita
beranggapan atau berilusi bahwa rasa suka itu identik dengan kecocokan. Kita
kadang berpikir atau berharap,"Saya menyukainya, berarti saya (akan) cocok
dengannya." Salah besar!

Suka tidak sama dengan cocok; cinta tidak identik dengan cocok!

Alias, kita mungkin mencintai seseorang yang sama sekali tidak cocok dengan
kita.

Pada waktu Tuhan menciptakan Hawa untuk menjadi istri

Adam, Ia
menetapkan satu kriteria yang khusus dan ini hanya ada pada penciptaan istri
manusia, yakni, "Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan
dia."

suratKata "sepadan" dapat kita ganti dengan kata "cocok." Tuhan
tidak hanya menciptakan seorang wanita buat Adam yang dapat dicintainya, Ia
sengaja menciptakan seorang wanita yang cocok untuk Adam.

Tuhan tahu bahwa untuk dua manusia bisa hidup bersama mereka harus cocok.
Menarik sekali bahwa Tuhan tidak mengagungkan cinta (romantik) sebagai
prasyarat pernikahan. Tuhan sudah memberi kita petunjuk bahwa yang
terpenting bagi suami dan istri adalah kecocokan
. Ironisnya adalah, kita
telah menggeser hal esensial yang Tuhan tunjukkan kepada kita dengan cara
mengganti kata "cocok" dengan kata "cinta." Tuhan
menginginkan yang terbaik
bagi kita; itulah sebabnya Ia telah menyingkapkan hikmat-Nya kepada kita.

Sudah tentu cinta penting, namun yang terlebih penting ialah, apakah ia cocok
denganku?

Saya teringat ucapan Norman Wright, seorang pakar keluarga di Amerika Serikat,
yang mengeluhkan bahwa dewasa ini orang lebih banyak mencurahkan waktu untuk
menyiapkan diri memperoleh surat
ijin mengemudi dibanding dengan mempersiapkan diri untuk memilih pasangan
hidup. Saya kira kita telah termakan oleh motto, "Cinta adalah
segalanya," dan melupakan fakta di
lapangan bahwa cinta (romantik) bukan segalanya.

Jadi, kesimpulannya ialah, cintailah yang cocok dengan kita!

Se-jam yang mengerikan

February 5th, 2007 by steven-scurits

Setelah sekian lama aku perjuangkan, akhirnya hari ini, Senin 5 Feb
2007 aku dinyatakan lulus sidang Tugas Akhir. Sebenarnya aku sempat
kecewa sama Tuhan, kenapa yang aku impikan tidak diberikan.
Di Jadwal sidang TA, aku akan diuji oleh salahsatunya Pak I.
yang terkenal sangat kritis dan teliti. sebenarnya waktu itu, aku udh
agak kwatir, sehingga mencoba menyiapkan presentasiku sebaik mungkin.
Aku juga berdoa sama Tuhan, supaya aku diberi kebijaksanaan untuk
menjawab pertanyaan yang diberikan. Akan tetapi, pada hari H, saat aku
papasan dengan dosen yang terkenal paling killer di jurusanku, yaitu Pak R.
beliau nanya sama aku, "kamu maju skrg ven?", saya jawab "iya, Pak!"
"berani kamu ya, o… hati2 kamu..bisa tidak lulus kamu nanti!!."
sahutnya seperti mengancam. Aku cuma tersenyum aja, tidak tahu apa arti
ucapannya. Saat sudah tiba waktunya sidang, yaitu pukul 14.00 WIB, aku
ke ruang sidang, dan Dosen yang seharusnya mengujiku, yaitu pak I, tidak ada. tdk lama lagi, Pak R. datang ke ruang sidang dan melihat jadwal yang ada di depan pintu. sambil menunjuk jadwalku, Bapaknya berkata "PAS! aku gantikan Pak I, jadwal ujiannya Seven! COCOK!". aku dengar perkataan Bapak itu, mulai ketakutan, jangan2 Pak I digantikan sama Pak R. aku mulai membayangkan sesuatu yang membuatku ketakutan sekali, yaitu : "Aku bakalan dibantai".

saat
waktunya sdh tiba, aku mempersiapkan presentasiku di ruangan, sambil
menunggu penguji. tidak lama lagi, muncul pembimbingku, dan pengujiku
yang tidak lain adalah PAK R. ketakutan itu mulai datang lg,
namun aku mencoba untuk tenang, meski susah. Ketakutan itu membuatku
grogi, sehingga aku langsung mulai presentasi tanpa disuruh mulai
dulu….aku jadi ditertawakan…heheheh…..

setelah selesai presentasi, mulai pertanyaan diajukan, tapi masih dari dosen selain Pak R. begitu mereka selesai, skrg waktunya Pak R.
pertanyaan pertama masih belum memusingkan, tp pertanyaan berikutnya,
mulai menekan. satu pertanyaan belum selesai, sudah disambung
pertanyaan lain, sehingga aku pun semakin bingung. aku tetap berusaha
tenang.  pertanyaan Bapaknya yang jelas menengah ke atas, sampai hal2
yang ga pernah aku pikirkan. Otomatis membuat aku makin pusing dan
susah menjawab, apalagi aku sudah merasa pusing, bahkan aku hampir mau
nangis saking tertekannya. Dan setelah semua selesai, aku disuruh
keluar, untuk penguji berembuk. aku diluar sudah mau nangis, takut
bakalan ga lulus. teman2 pada menghibur, mereka juga melihatku dibantai
di dalam.
Tidak lama kemudian aku disuruh masuk, dan aku pun dinyatakan lulus, meski masih banyak yang harus aku benahi.
Aku tekadang mikir, kenapa Tuhan ijinkan Pak R menjadi pengujiku, yang konon katanya tidak bakalan ketemu dengan anak dosen Pembimbingku, karena mereka pernah bentrok.
Tapi aku bersyukur sudah diberikan Tuhan berkat untuk bisa lulus, aku
tahu tidak ada satu pun cobaan dalam hidup kita yang Tuhan ijinkan
terjadi melebihi kekuatan kita, tinggal kita apa masih tetap bersyukur
dalam keadaan apa pun.

Benar-benar masa sidangku itu adalah "Sejam yang mengerikan" . Thanx God for helped me pass my final examination.